Susunan Kabinet Dewan Revolusi Islam Beredar, Habib Rizieq Jadi Kepala Negara

3 Min Read

, Wartabumi.com – Sebuah susunan kabinet bayangan dengan nama Dewan Revolusi Islam (DRI) beredar luas dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath, mendeklarasikan pembentukan dewan tersebut. Informasi mengenai struktur pemerintahan alternatif ini awalnya muncul melalui situs jejaring sosial Multiply.

Dokumen digital yang terunduh mencantumkan daftar nama tokoh-tokoh penting umat Islam di Tanah Air. Struktur ini menyusun nama-nama tersebut dalam jajaran pemerintahan DRI layaknya sebuah kabinet resmi negara.

Susunan Petinggi Negara

Daftar tersebut menempatkan Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, pada posisi tertinggi sebagai Kepala Negara DRI. Sementara itu, Abu Jibril mendampingi beliau sebagai Wakil Kepala Negara.

Mereka mendapat dukungan dari sejumlah nama besar yang mengisi pos-pos kementerian strategis. Munarman menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhankam). Posisi Menteri Keuangan (Menkeu) dipegang oleh pengamat ekonomi Ichsanudin Noorsy.

Sektor keagamaan dan juga melibatkan tokoh-tokoh senior. KH Cholil Ridwan mengemban amanah sebagai Menteri Agama, sedangkan KH Maman Abdurrahman menjabat sebagai Menteri Pendidikan .

Jajaran Menteri Kabinet

Susunan kabinet ini melengkapi strukturnya dengan berbagai kementerian teknis. Berikut adalah daftar lengkap menteri yang tercantum dalam rilis DRI:

  • Menteri Perburuhan: Eggy Sujana
  • Menteri Kesehatan (Menkes): Jose Rizal
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora): Alfian Tanjung
  • Menteri ESDM: Ahmad Daryoko
  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri): MS Kaban
  • Menteri Luar Negeri (Menlu): Ali Mochtar Ngabalin
  • Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam): Tyasno Sudarto
  • Menteri Kebudayaan: Ridwan Saidi
  • Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo): Aru Seif Asadullah
  • Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT): Ahmad Sumargono
  • Menteri Hukum dan HAM (Menkumham): Wirawan Adnan
  • Jaksa Agung: M Luthfie Hakim

Dewan Fuqoha dan Pengawas

Struktur DRI tidak hanya berhenti pada lembaga eksekutif. Rilis tersebut juga menyertakan nama-nama ulama kharismatik dalam jajaran Dewan Fuqoha DRI.

Tokoh-tokoh yang masuk dalam dewan ini antara lain KH Abu Bakar Ba’asyir, KH Ma’ruf Amin, dan KH Abdur Rasyid AS. Selain itu, terdapat pula nama KH Syukran Makmun, KH Luthfi Basori Alwi, KH A Hamid Baidowi, dan KH Hasyim Muzadi.

Din Syamsuddin memegang peran pengawas strategis dalam struktur ini. Ia didapuk sebagai Ketua DPRS dan MPRS untuk mengawasi jalannya pemerintahan DRI.

Tujuan Pembentukan DRI

Muhammad Al Khaththath menjelaskan tujuan utama dari pembentukan dewan ini melalui pernyataannya di situs jejaring sosial tersebut. Pihaknya mengantisipasi adanya kekosongan kekuasaan di pemerintahan Indonesia.

“Jika pasca pansus ini keadaan vacuum, DRI siap ambil alih kekuasaan untuk menjalankan roda pemerintahan Indonesia dengan syariat Islam,” tegas Khaththath.

FUI juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk bergabung. Mereka mengajak umat Islam yang ikhlas untuk mendaftar sebagai garda revolusi Islam. Peminat dapat menghubungi langsung Sekretariat Kantor Forum Umat Islam atau Tabloid Suara Islam yang berlokasi di Jalan Matraman Raya 74A, Jakarta Timur.

Share This Article