Speed Test iPhone 17 Pro vs Nubia Red Magic 11 Pro: Siapa Raja Ngebut 2026?

6 Min Read

WARTABUMI.COM, TEKNO – Persaingan abadi antara ekosistem iOS dan Android kembali memanas di awal tahun 2026. Kali ini, duel kecepatan (speed test) mempertemukan dua raksasa yang mewakili puncak performa masing-masing kubu: melawan “Raja AnTuTu” dari kubu Android, Nubia Red Magic 11 Pro.

Dalam video pengujian terbaru yang dirilis oleh kanal YouTube pada Rabu (14/1/2026), David Brendi melakukan serangkaian tes ekstrem untuk membuktikan klaim performa kedua perangkat tersebut. Hasilnya? Terdapat kejutan besar di sektor rendering video dan konektivitas, di mana angka di atas kertas ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan kecepatan di dunia nyata.

Spesifikasi Monster: A19 Pro vs Snapdragon 8 Elite Gen 5

Sebelum masuk ke hasil pengujian, penting untuk membedah “senjata” yang dibawa kedua petarung ini. Nubia Red Magic 11 Pro hadir dengan spesifikasi yang bisa dibilang ‘seram’. Ponsel gaming ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM 16 GB, penyimpanan UFS 4.1 Pro, serta sistem pendingin aktif berupa kipas angin internal dan vapor chamber luas. David menyebut ponsel ini sebagai “Raja AnTuTu” karena mampu menembus skor 4 juta poin, mengalahkan pesaing seperti iQOO dan POCO.

Di sudut lain, iPhone 17 Pro tampil lebih ringkas namun mematikan. Mengandalkan prosesor Apple A19 Pro dan bodi aluminium yang diklaim memiliki manajemen panas lebih baik dibanding pendahulunya yang berbahan titanium, iPhone ini juga untuk pertama kalinya menyematkan vapor chamber dalam sejarah lini iPhone.

Benchmark Sintetis: Sengit di Angka

Pada pengujian tahap awal menggunakan aplikasi Geekbench 6, terlihat adanya pembagian dominasi yang menarik:

  • Single Core: iPhone 17 Pro unggul sekitar 10% dibanding Nubia. Hal ini menunjukkan efisiensi arsitektur inti A19 Pro yang sangat kuat untuk tugas-tugas ringan hingga menengah.
  • Multi Core: Nubia Red Magic 11 Pro berhasil membalikkan keadaan. Dengan total 8 core pada Snapdragon 8 Elite Gen 5, ponsel ini mengungguli iPhone yang hanya memiliki 6 core.

Namun, kejutan terjadi pada pengujian grafis (GPU) menggunakan 3D Mark. Pada tes Wild Life Extreme Stress Test, Nubia menunjukkan stabilitas luar biasa dengan skor tertinggi menyentuh angka 7.000, jauh meninggalkan iPhone yang hanya berkisar di angka 5.600. Sistem pendingin aktif Nubia terbukti efektif menjaga performa tetap stabil dalam jangka panjang.

Sebaliknya, pada tes Solar Bay yang menguji kemampuan Ray Tracing, iPhone 17 Pro justru menang telak dengan skor 2.000 melawan 1.300 milik Nubia. Ini membuktikan bahwa untuk teknologi pencahayaan realistis dalam game modern, arsitektur GPU Apple masih lebih superior hingga 40%.

Uji Dunia Nyata: “Pembantaian” di CapCut

Jika hasil benchmark terlihat imbang, pengujian aplikasi real-world justru menunjukkan kesenjangan yang sangat mencolok. David menggunakan aplikasi sejuta umat, CapCut, untuk me-render video 4K berdurasi 30 menit menjadi timelapse 1080p.

Hasilnya digambarkan sebagai “pembantaian”. iPhone 17 Pro berhasil menyelesaikan proses ekspor video jauh lebih cepat—bahkan tiga kali lipat lebih ngebut—dibandingkan Nubia Red Magic 11 Pro. Saat iPhone sudah selesai 100%, Nubia masih tertatih-tatih di angka 35%.

“Power of software,” ujar David dalam videonya. Optimasi aplikasi di iOS tampaknya masih menjadi kunci kemenangan telak iPhone di sektor produktivitas kreatif. Selain kecepatan render, pengalaman scrubbing timeline di iPhone juga terasa jauh lebih mulus dibandingkan Nubia.

Gaming dan Konektivitas: Siapa Lebih Cepat?

Beralih ke sektor gaming, hasilnya kembali variatif:

  • Mobile Legends: Nubia menang telak 2-0 dalam kecepatan loading masuk ke permainan.
  • PUBG Mobile: Giliran iPhone yang menyapu bersih kemenangan 2-0, masuk ke lobi jauh lebih cepat.
  • Genshin Impact: iPhone kembali unggul, baik dalam kecepatan login maupun saat melakukan teleportasi antar peta (map). Total waktu teleportasi 3 lokasi di iPhone hanya memakan waktu 11,75 detik, sementara Nubia butuh 13,13 detik.

Salah satu temuan menarik lainnya adalah pada tes kecepatan internet dan download. Meskipun terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama, iPhone 17 Pro konsisten mencatatkan kecepatan unduh (download speed) yang lebih tinggi. Pada tes mengunduh file 5 GB dari Google Drive, iPhone selesai dalam waktu sekitar 8 menit, sementara Nubia masih jauh tertinggal bahkan setelah 10 menit berlalu.

Kesimpulan: Efisiensi vs Raw Power

Berdasarkan rangkaian tes tersebut, iPhone 17 Pro keluar sebagai pemenang secara keseluruhan (overall winner) dalam adu kecepatan kali ini. Keunggulan telak di sektor rendering video, kecepatan unduh, dan loading mayoritas game berat membuktikan efisiensi tinggi dari paduan hardware dan software Apple.

Namun, bagi para gamer hardcore, Nubia Red Magic 11 Pro tetap menjadi pilihan tak terbantahkan. Bukan karena kecepatan loading-nya, melainkan karena fitur pendukung seperti tombol trigger bahu, sistem pendingin kipas yang menjaga suhu tetap dingin, dan layar penuh tanpa gangguan notch yang memberikan pengalaman bermain jauh lebih imersif.

“Kalau disuruh pilih pakai duit sendiri, jelas iPhone aja sih buat all-rounder. Tapi Nubia ini spesialis kencang dan stabil buat main game lama,” tutup David.

Share This Article